Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Pengaruh Lingkungan Internal dan Kapasitas Organisasi Terhadap Kinerja Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat di Desa Ketenger Kecamatan Baturaden Kabupaten Banyumas

JudulPengaruh Lingkungan Internal dan Kapasitas Organisasi Terhadap Kinerja Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat di Desa Ketenger Kecamatan Baturaden Kabupaten Banyumas
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsW, Amyrra Plurandeetyas
Call NumberANE.919
Other NumbersF1B011068
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto
Year of Publication2016
Date Published04/2016
Abstract

RINGKASAN
Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM) merupakan program Perhutanan Sosial dengan prinsip bersama, berdaya, berbagi dan transparant yang dilimpihkan kepada Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) dan masyarakat desa hutan guna menjaga kelestarian hutan serta memandirikan masyarakat desa hutan. Untuk mencapai tujuan PHBM di Desa Ketenger ditentukan oleh kinerja dari LMDH Gempita yang dalam pelaksanaannya belum maksimal, yang bersumber dalam organisasi yaitu lingkungan internal dan kapasitas organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Lingkungan Internal LMDH dan Kapasitas Organisasi LMDH terhadap Kinerja PHBM di Desa Ketenger. Penelitian ini berlokasi di Desa Ketenger Kecamatan Baturaden Kabupaten Banyumas, khususnya pada masyarakat desa hutan Dusun Kalipagu. Merujuk pada teori dari Charles Lusthaus yang menerangkan bahwa organisasi yang baik merupakan organisasi yang memiliki kinerja yang tinggi, kinerja tersebut dipengaruhi oleh lingkungan internal dan kapasitas organisasi. Sehingga hipotesis dalam penelitian ini yaitu ada pengaruh yang positif dan signifikan antara lingkungan internal terhadap kinerja, dan antara kapasitas organisasi terhadap kinerja, serta ada pengaruh secara bersama-sama antara lingkungan internal dan kapasitas organisasi terhadap kinerja PHBM di Desa Ketenger. Metode dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif asosiatif, dengan jumlah sampel sebanyak 65 masyarakat Dusun Kalipagu. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling. Metode analisis dengan menggunakan Korelasi Kendall Tau-b, Korelasi Parsial, Korelasi Konkordansi Kendall W dan Regresi Ordinal. Hasil analisis statistik membuktikan ada pengaruh positif dan signifikan antara Lingkungan Internal terhadap Kinerja dengan koefisien regresi sebesar 101,054 yang signifikan pada taraf 0,006 serta koefisien determinasi sebesar 34,6%; dan antara Kapasitas Organisasi terhadap Kinerja dengan koefisien regresi sebesar 56,705 yang signifikan pada taraf 0,001 serta koefisien determinasi sebesar 19,7%; serta pengaruh secara bersama-sama antara Lingkungan Internal dan Kapasitas Organisasi terhadap Kinerja PHBM dengan koefisien regresi sebesar 101,054 yang signifikan pada taraf 0,006 serta koefisien determinasi sebesar 34,6%. Merujuk hasil analisis penelitian dapat disimpulkan ada pengaruh yang positif dan signifikan antara Lingkungan Internal terhadap Kinerja; dan antara Kapasitas Organisasi terhadap Kinerja; serta pengaruh secara bersama-sama antara Lingkungan Internal dan Kapasitas Organisasi terhadap Kinerja PHBM di Desa Ketenger.

Kata kunci: Lingkungan Internal LMDH, Kapasitas Organisasi LMDH, Kinerja LMDH, Kinerja PHBM

SUMMARY
Collaborative Forest Management (PHBM) is the Social Forestry program with the principle of sharing, powerless and transparent that delegated to the Forest Village Community Institution (LMDH) and forest village communities to conserve forests and to independent them. To achieve the objectives of PHBM in the Ketenger Village required performance of LMDH Gempita. This study aims to determine the effect Internal Environment and Organizational Capacity LMDH on the Performance PHBM at Ketenger Village. This research is located in the Ketenger Village, particularly in the rural community Sub District Kalipagu. This study used the theory of Charles Lusthaus that the performance of organization is affected by the internal environment and organizational capacity. Thus the hypothesis in this research that there is a positive and significant correlation between the internal environment on the performance of PHBM, and between the capacity of the organization to the performance of PHBM, and t between the internal environment and organizational capacity the performance of PHBM in the Ketenger. The method in this research is quantitative associative, that sample are 65 people of Kalipagu by purposive sampling. Correlation analysis method using Kendall Tau-b, Partial Correlation, Kendall W Concordance Correlation and Regression Ordinal. The results showed a positive and significant impact of the Internal Environment to PHBM performance with coefficient regretion 101,054 significance at 0,006 and coefficient determinant is 34,6%; between Organizational Capacity to PHBM performance with coefficient regretion 56,705 significance at 0,001 and coefficient determinant is 19,7%; and equal between the Internal Environment and Organizational Capacity on the Performance of PHBM coefficient regretion 101,054 significance at 0,006 and coefficient determinant is 34,6%. The conclucion is a positive and significant correlation between the Internal Environment on the Performance of PHBM in the Ketenger, there is a positive and significant correlation between Organizational Capacity on the Performance of PHBM in the Ketenger and there is a positive and significant correlation between the Internal Environment and Organizational Capacity on the performance of PHBM in the Ketenger.

Keywords: Internal Environmental of LMDH, Organizational Capacity of LMDH, Performance of LMDH, Performance of PHBM

KeywordsKapasitas Organisasi LMDH, Kinerja LMDH, Kinerja PHBM, Lingkungan Internal LMDH
Citation Key2685
You are here