Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Pemaknaan Kader PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) Kelurahan Grendeng Mengenai PAM Smear.

JudulPemaknaan Kader PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) Kelurahan Grendeng Mengenai PAM Smear.
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsKASIH, NUGRAHAENI MIJIL ANGGORO
Call NumberSOS.655
Other NumbersSOS.655
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto
Year of Publication2014
Date Published09/2014
Abstract

Kanker serviks merupakan pembunuh wanita ke dua di dunia. Di Indonesia
setiap tahunnya sekitar 15.000 perempuan didiagnosis terinfeksi kanker
serviks.8.000 penderita kanker serviks meninggal dunia. Di negara maju, deteksi
dini kanker serviks terbukti dapat menurunkan angka mortalitas dan morbidilitas
akibat kanker serviks. Pelaksanaan deteksi dini di negara berkembang masih sangat
rendah, faktor demografis dan sosio-kultural menjadi penghambat dalam
pelaksanaan kanker serviks.
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pemaknaan ibu-ibu Kader PKK
Kelurahan Grendeng mengenai pap smear dan mengetahui tindakan preventif yang
dilakukan ibu-ibu anggota PKK Kelurahan Grendeng. Penelitian ini menggunakan
metode deskriptif kualitatif, sasaran utama dalam penelitian ini adalah ibu-ibu
Kader PKK Kelurahan Grendeng. Teknik penentuan sampel menggunakan
purposive sampling, teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi,
dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ibu-ibu Kader PKK Kelurahan
Grendeng memiliki pengetahuan yang baik mengenai kanker serviks. Hal ini
terbukti dengan kemampuan mereka dalam menjelaskan penyebab, gejala, tindakan
pencegahan kanker serviks, dan deteksi dini yang dapat dilakukan. Ibu-ibu Kader
PKK Kelurahan Grendeng memaknai pap smear sebagai pemeriksaan yang
bermanfaat, pap smear penting bagi perempuan yang telah aktif secara seksual, pap
smear merupakan cara mencegah kanker serviks, pap smear merupakan deteksi
dini kanker yang berkulitas, dan terakhir pap smear merupakan pemeriksaan
dengan biaya mahal. Pengetahuan dan pengalaman yang berbeda menyebabkan ibuibu
Kader PKK Kelurahan Grendeng melakukan tindakan pencegahan yang
beragam, tindakan tersebut antara lain, menjaga kebersihan kewanitaan dengan
menjaganya tetap kering dan tidak menggunakan pembalut non-herbal, menjaga
pola makan dengan menghindari makanan yang memicu keputihan serta
mengkonsumsi makanan yang tinggi anti oksidan, menghindari KB spiral, dan setia
kepada pasangan.
Ibu-ibu Kader PKK Kelurahan Grendeng dan seluruh wanita di dunia
seharusnya aktif dalam mencari informasi mengenai kanker serviks dan
pencegahannya, mempersiapkan mental dan finansial untuk melakukan deteksi dini
secara rutin sesusai yang dianjurkan oleh tenaga medis. Pemerintah juga seharusnya
memaksimalkan pelaksanaan program pencegahan kanker serviks dari segi cakupan
wilayah, tenaga medis, dan pelaksanaan deteksi dini secara rutin untuk mengatasi
penghambat yang muncul di masyarakat dalam mengakses pelayanan kesehatan
seperti deteksi dini kanker serviks.

KeywordsDeteksi Dini, Kanker Serviks, Pap Smear, Tindakan Pencegahan
Citation Key1814
You are here