Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Manajemen Komunikasi Multi Stakeholder (Studi Pengelolaan Stakeholder di Lokasi Wisata Baturraden Adventure Forrest)

JudulManajemen Komunikasi Multi Stakeholder (Studi Pengelolaan Stakeholder di Lokasi Wisata Baturraden Adventure Forrest)
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsWindrawan, Herdiyanto
Call NumberKOM.730
Other NumbersF1C008058
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto
Year of Publication2015
Date Published09/2015
Abstract

Setiap perusahaan memiliki stakeholder yang harus diperhatikan, tidak terkecuali pada bisnis pariwisata. Bisnis Pariwisata memiliki kemampuan menggerakkan roda perekonomian suatu negara, namun pariwisata juga dapat memberikan dampak buruk bagi lingkungan. Pengelolaan terhadap stakeholder menjadi sangat diperlukan untuk mendukung berjalannya bisnis, khususnya di bidang pariwisata. Baturraden Adventure Forrest adalah salah satu pelaku wisata di Baturraden-Banyumas. Menyadari perlunya mengelola para stakeholder, maka diperlukan manajemen komunikasi pengelolaan stakeholder agar dapat menjaga kelangsungan usahanya.
Pada penelitian ini, peneliti menggunakan metode kualitatif. Objek penelitian ini adalah Baturraden Adventure Forrest dan para stakeholdernya yang sudah dipilih berdasarkan kriteria tertentu. Teknik pemilihan informan dalam penelitian ini dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling
Dari hasi penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa manajemen komunikasi yang dilakukan oleh Baturraden Adventure Forrest dilakukan melalui tahap identifikasi kepentingan stakeholder, perencanaan dan tindakan komunikasi. Pada tahap identifikasi stakeholder didapat temuan berupa stakeholder BAF adalah Perum Perhutani KPH Banyumas Timur, Dinporabudpar Kabupaten Banyumas, Pemerintah Desa Karangsalam, LMDH, PMPB, Aliansi Pariwisata Baturraden, Media Massa, Komunitas Canyoning Indonesia. Setiap stakeholder ini mempunyai kepentingan yang berbeda, namun dalam memandang pariwisata Baturraden, mereka mempunyai persamaan kepentingan. Ecotourism menjadi irisan kepentingan yang menyatukan seluruh stakeholder dengan BAF. Disini peranan komunikasi menjadi sangat penting dalam membentuk mutual understanding bagi segenap stakeholder.

KeywordsBaturraden, Manajemen Komunikasi, Mutual Undersanding 14, Pariwisata, Stakeholder
Citation Key2436
You are here