Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Literasi Media di Facebook (Etnografi Virtual Pada Fanpage Indonesian Hoaxes)

JudulLiterasi Media di Facebook (Etnografi Virtual Pada Fanpage Indonesian Hoaxes)
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsDhiaulhaq, Muhammad Fahmi
Call NumberKOM.894
Other NumbersF1C013009
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto
Year of Publication2017
Date Published12/2017
Abstract

Saat ini Facebook menjadi salah satu media sosial yang paling banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia. Melalui media sosial Facebook, seseorang bisa mencari informasi ataupun menghasilkan informasi itu sendiri. Banyaknya terpaan informasi di media sosial khususnya Facebook seringkali menyebabkan banyaknya informasi hoax yang beredar di media sosial tersebut. Fenomena hoax di media sosial memunculkan Fanpage Indonesian Hoaxes untuk memberantas hoax serta memberikan pemahaman mengenai literasi media. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah cyberculture dan internet literacy dengan tujuan untuk mencari tahu tingkat literasi followers Fanpage Indonesian Hoaxes dengan indikatornya adalah akses, analisis, evaluasi dan content creation. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi virtual. Teknik pemilihan informan menggunakan purposive sampling, sehingga didapatkan 9 orang informan dalam penelitian. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan 2 cara, yaitu wawancara dan observasi. Hasil dari penelitian ini adalah dari 9 informan tidak memiliki kesulitan dalam melakukan akses dan membuat konten, karena mereka telah menggunakan internet dengan waktu yang cukup lama. Namun, untuk pembuatan konten dengan isi yang berkaitan dengan permasalahan politik, ekonomi, sosial dan budaya para informan belum sampai pada tahap itu. Kesembilan informan juga telah sampai pada tahap analisis, mereka mampu mengidentifikasi informasi-informasi mana yang hoax dan mampu membandingkan informasi yang mereka dapatkan untuk dicari kebenarannya. Pada tahap evaluasi 8 orang informan mampu melakukannya dengan baik, namun 1 orang informan masih kesulitan dalam melakukan evaluasi terhadap informasi yang dia dapatkan dan tidak tahu apa yang harus dilakukan ketika menemukan user dan informasi hoax.

Keywordscyberculture, informasi hoax, literasi media
Citation Key3325
You are here