Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Komunikasi Pembangunan Antara Pemerintah Desa Dengan Masyarakat dalam Pengembangan Desa Ketenger Sebagai DesaWista di Kabupaten Banyumas

JudulKomunikasi Pembangunan Antara Pemerintah Desa Dengan Masyarakat dalam Pengembangan Desa Ketenger Sebagai DesaWista di Kabupaten Banyumas
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsIbrahim, Erwin
Call NumberKOM.742
Other NumbersF1C010019
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto
Year of Publication2015
Date Published12/2015
Abstract

Unsur terpenting dalam pembangunan desa wisata adalah keterlibatan masyarakat desa dalam setiap aspek kegiatan kepariwisataan di desa tersebut. Dua indikator penting dari sekian banyak indikator mengenai tingkat keberhasilan suatu desa wisata adalah : pertama, adanya kemandirian institusi-institusi lokal (local institutions) serta, kedua, tersedianya sumber daya manusia (man power) yang memadai dalam melaksanakan pembangunan pariwisata. Kemandirian institusi lokal sangat penting karena sebagai basis aktifitas masyarakat dalam pariwisata, yang berfungsi menjadi sumber ekonomi (economy resources), akumulasi pengetahuan dan keterampilan (knowledge skill accumulation) serta cagar budaya (culture heritage) masyarakat setempat.
Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui komunikasi pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah desa dengan masyarakat dalam mengembangkan Desa Ketenger sebagai Desa Wisata serta mengetahui potensi wisata alam yang menunjang pengembangan Desa Ketenger sebagai Desa Wisata. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan metode pengambilan data menggunakan teknik wawancara mendalam kepada informan yang sudah berkarakteristik (purposive sampling).
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Pemerintah Desa Ketenger dalam mengembangkan Desa Ketenger sebagai desa wisata telah melakukan komunikasi pembangunan kepada masyarakat desanya melalui berbagai bentuk, yaitu melaui Musrembangdes (Musyawarah rembug pembangunan desa) yang diadakan setiap satu tahun sekali, kumpulan wulanan dan tri wulan yang dihadiri oleh perangkat desa, Kadus, ketua RW, ketua RT dan tokoh masyarakat, pembuatan pintu gerbang selamat datang, studi banding ke desa wisata lainnya, dan melakukan pelatihan serta penyuluhan yang melibatkan seluruh masyarakat desa. Potensi wisata yang dapat menujang perkembangan Desa Wisata Ketenger pun tidak hanya dari wisata alam saja, tetapi jenis potensi wisata lainnya seperti wisata budaya/peninggalan sejarah, wisata kuliner serta wisata argo pun dapat menunjang pembangunan Desa Wisata Ketenger menuju Desa Wisata yang lebih baik.

KeywordsKomunikasi Pembangunan, Pengembangan Desa Wisata xvi
Citation Key2541
You are here