Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Kinerja Implementasi Perda No. 4 Tahun 2011 Tentang Pedagang Kaki Lima Di Kabupaten Banyumas

JudulKinerja Implementasi Perda No. 4 Tahun 2011 Tentang Pedagang Kaki Lima Di Kabupaten Banyumas
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsHaryani, Reni Dwi
Call NumberMAP.026
Other NumbersP2FB12016
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto
Year of Publication2017
Date Published05/2017
Abstract

RENI DWI HARYANI, Program Studi Magister Ilmu Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Jenderal Soedirman, Kinerja Implementasi Perda No. 4 Tahun 2011 tentang Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima di Kabupaten Banyumas. Dosen Pembimbing, Dr. Denok Kurniasih, M.Si dan Dr. Slamet Rosyadi, M.Si.

Dalam menangani perkembangan keberadaan Pedagang Kaki Lima Pemerintah Kabupaten Banyumas mengeluarkan Perda No. 4 Tahun 2011. Upaya-upaya mengimplementasikan Perda no. 4 Tahun 2011 telah dilaksanakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa tinggi kinerja Implementasi Perda No. 4 Tahun 2011 dan untuk mengetahui apakah Komunikasi, Perilaku pelaksana, Kondisi ligkungan berpengaruh terhadap Kinerja Implementasi Perda No. 4 Tahun 2011 di Kabupaten Banyumas. Lokasi penelitian di Purwokerto. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan metode survey. Variabel penelitian : Komunikasi, Perilaku pelaksana, Kondisi lingkungan dengan mengacu teori dari Van Meter dan Van Horn, Edward III, Mazmanian dan Sabatier. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, observasi, wawancara dan dokumentasi. Sampel: 91 responden dari populasi 922 PKL dengan rumus Slovin dan teknik pengambilan sampel menggunakan Cluster random sampling. Hasil penelitian berdasar distribusi frekuensi diperoleh skor Kinerja Implementasi Perda No. 4 Tahun 2011 sebesar 71,4 % artinya Kinerja Implementasi “Berhasil”. Komunkasi 50,5 %, Perilaku pelaksana 69,2 % dan Kondisi lingkungan 47,3%. Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa Komunikasi berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Implementasi Perda No. 4 Tahun 2011 dengan koefisien korelasi sebesar 0,251, Perilaku pelaksana berpengaruh sebesar 0,369, Kondisi lingkungan berpengaruh sebesar 0,207. Adapun hubungan Komunikasi, Perilaku pelaksana, Kondisi lingkungan secara bersama-sama berpengaruh terhadap Kinerja Implementasi Perda No. 4 Tahun 2011 sebesar 0,773. Saran: 1) Perlu adanya Ketegasan dari petugas dalam menindak PKL yang melanggar aturan maupun kepada masyarakat yang mengambil keuntungan dari keberadaan PKL yang melanggar serta perlu pengawasan secara terus menerus, konsisten dan upaya dialog yang efektif untuk meningkatkan Kinerja Implementasi Perda No. 4 Tahun 2011 2) Pemerintah bekerja sama dengan pihak-pihak swasta untuk memberi peluang terhadap keberadaan PKL, baik melalui program CSR (Corporate Social Responsibility) maupun program lain (teori trickle down effect) agar ada keseimbangan antara pedagang kecil dan pengusaha besar dalam hal kesempatan berusaha dan perlu memfasilitasi lokasi baru bagi relokasi PKL serta pemantauan terhadap keberlanjutan usaha PKL di tempat baru tersebut 3) Himbauan kepada masyarakat agar ikut membudayakan tertib aturan dengan tidak membeli / berbelanja di zona larangan PKL 4) Kepada para penyusun kebijakan hendaklah kiranya mempertimbangkan adanya keadilan sosial agar kebijakan dapat mudah diterima dan dirasakan manfaatnya

KeywordsKinerja Implementasi, Komunikasi, Perilaku, pedagang kaki lima
Citation Key3117
You are here