Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Keterlibatan Anggota PKK dalam Pengelolaan Sampah di RW 08 Merbabu Asih Kelurahan Larangan di Kota Cirebon

JudulKeterlibatan Anggota PKK dalam Pengelolaan Sampah di RW 08 Merbabu Asih Kelurahan Larangan di Kota Cirebon
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsTiara, Hanita Dwi
Call NumberSOS.703
Other NumbersF1A010009
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto
Year of Publication2015
Date Published03/2015
Abstract

Sampah merupakan konsekuensi dari adanya aktivitas manusia yang begitu kompleks. Salah satu wilayah yang memperhatikan permasalahan sampah dan pengelolaan sampah di Kota Cirebon adalah Kelurahan Larangan tepatnya di RW 08 Merbabu Asih. Dalam pengelolaan sampah, wilayah ini membangun sebuah komunitas yaitu “SECERAH PAGI” (Semoga Cepat Rapih Pekarangan Asri Gemerlap Indah). Salah satu organisasi yang tergabung dalam pengelolaan sampah di komunitas ini adalah PKK RW 08 Merbabu Asih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlibatan anggota PKK menjadi nasabah Bank Sampah dan untuk mengetahui keterlibatan anggota PKK dalam pengelolaan sampah menjadi produk kerajinan di RW 08 Merbabu Asih Kelurahan Larangan Kota Cirebon. Sasaran utama dalam penelitian ini adalah Pengurus dan anggota PKK RW 08 Merbabu Asih yang berjumlah 30 orang dari setiap RT yaitu 5 orang, sedangkan sasaran pendukung adalah Warga, ketua RW 08 Merbabu Asih, KLH (Kantor Lingkungan Hidup) Kota Cirebon, Warga RW 07 Mulya Asih dan Tokoh Masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik penentuan sasaran penelitian yang digunakan adalah purposive sampling. Metode pengumpulan data yaitu dilakukan dengan cara wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan adalah metode Analisis Interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Keterlibatan Anggota PKK menjadi nasabah Bank Sampah antara lain berperan dalam program pengelolaan sampah, mulai dari tahap awal yaitu mengajak seluruh warga untuk ikut serta dalam kegiatan bank sampah, menentukan lahan untuk penyimpanan sampah anorganik, menyiapkan peralatan kegiatan bank sampah, memilah-milah sampah yang anorganik dan organik kemudian sampah dikumpulkan atau dijual di Bank Sampah. (2) Keterlibatan Anggota PKK RW 08 Merbabu Asih dalam pengelolaan sampah menjadi produk kerajinan yaitu mengumpulkan sampah sebagai bahan kerajinan dengan konsep 3R. Tim Penggerak PKK SECERAH PAGI RW 08 Merbabu Asih dalam kegiatan pengelolaan sampah memberikan pelatihan atau penyuluhan kepada masyarakat dalam membuat produk kerajinan, adanya reward atau manfaat dari hasil penjualan produk kerajinan untuk meningkatkan pendapatan, selain itu juga, mendapatkan penghargaan atau reward meraih Juara I lomba Kelurahan tingkat propinsi Jawa Barat, kemudian diraihnya Adi Upaya Puritama, sebagai perumahan yang bersih. Implikasi dari hasil penelitian adalah: (1) perlu ditingkatkan dari segi sarana dan prasarana agar bisa berjalan dengan baik dalam program pengelolaan sampah. Adanya kerja sama antara ibu PKK dan masyarakat untuk meningkatkan program pengelolaan sampah, serta agar terjalin hubungan yang lebih baik dan menumbuhkan rasa kekeluargaan. (2) perlu adanya kesadaran mengenai peran penting dalam mengelola sampah. Motivasi dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, mulailah dengan diri sendiri dalam mengurangi sampah yaitu dengan memilah-milah sampah organik dan sampah anorganik. Adanya apresiasi Pemerintah untuk menyediakan tempat agar produk kerajinan diminati banyak orang, maka diadakan penyuluhan untuk merubah prestise masyarakat untuk menghargai suatu kreatifitas serta memberikan reward agar disetiap daerah supaya menciptakan lingkungan yang bersih

KeywordsAnggota PKK, Pemberdayaan Masyarakat, Pengelolaan Sampah
Citation Key2138
You are here