Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Kebersamaan Civitas Akademika dan Alumni dalam Re-Akreditasi MIA FISIP

Bertempat di Ruang Kuliah Magister Ilmu Administrasi Negara, terselenggara visitasi akreditasi dari BAN PT (Badan Akreditasi Nasional Perguruan TInggi). Sejak Sabtu pagi, 3 September 2016, Wakil Dekan I, II, Ketua Jurusan Ilmu Administrasi Negara, Kaprodi MIA dan para Dosen pengajarnya telah bersiap menerima kehadiran dua assessor yaitu, Dr. Hermawan, S.IP., M.Si dari Universitas Brawijaya dan Dr. Hasniati, S.Sos., M.Si dari Universitas Hasanudin.

Turut Hadir Wakil Direktur II Program Pascasarjana Universitas Jenderal Soedirman Dr. Rili Windiasih, M.Si menyambut kehadiran assessor BAN PT. Beliau mengapresiasi kedua assessor yang telah berkenan melakukan visitasi dengan bersusah payah, hingga beberapa jam melalui perjalanan darat. Wadir II  menyatakan bahwa Prodi S2 MIA FISIP UNSOED telah berupaya maksimal agar dapat mempertahankan peringkat akreditasi dari BAN PT ini. Kebersamaan civitas akademika dapat terlihat dari kelengkapan Borang Akreditasi, kekompakan dengan alumni dapat terlihat dari antusiasme mereka dalam mendukung proses re-Akrediatasi ini. Selanjutnya Beliau mengharapkan agar para assessor dapat senyaman mungkin melakukan tugas kewajibannya walaupun dengan fasilitas yang terbatas.

 

 

 

 

Visitasi ini merupakan proses verifikasi faktual atas data yang ada dalam Borang Akreditasi. Hal ini dilakukan dalam dua tahap. Pertama verifikasi atas data borang fakultas dan program studi S2 MIA.  Assessor menanyakan kesesuaian antara data borang dengan realisasi proses pembelajaran yang diselenggarakan MIA. Tidak terkecuali, studi mahasiswa MIA ke Bhurapa University. Kaprodi MIA Dr. Slamet Rosyadi menegaskan bahwa kegiatan student exchange ini telah terprogram secara rutin dibawah perjanjian kedua perguruan tinggi serta mendapatkan dana dari Dikti berupa beasiswa unggulan.

Tahap kedua, assessor bertemu dengan mahasiswa dan alumni MIA Fisip Unsoed. Mereka memberikan testimony atas proses pembelajaran sehari-hari. Kompetensi dan masa tunggu kerja alumni mendapat perhatian dari assessor. Shadu Satwika, alumni MIA memaparkan bahwa hanya lima bulan setelah lulus, diterima menjadi Staf Pengajar Universitas Tidar Magelang, salah satu perguruan tinggi negeri di Jawa Tengah. Selanjutnya Achmad Supartono alumni MIA menjadi Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banyumas, menuturkan bahwa lulusan MIA memiliki kualitas yang baik.  Pegawai Pemda, alumni MIA memiliki kompetensi yang tinggi, memiliki wawasan lebih luas hingga mampu memberikan masukan yang tepat tentang good governance serta analisa kebijakan publik.

MIA FISIP UNSOED, Maju Terus Pantang Menyerah !
 

You are here