Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Kado Terindah Kelulusan Aktifis Berpredikat Cumlaude

Laelatul Janah, Putri kelahiran 15 Juli 1994 merupakan anak dari seorang petani tulen asal Brebes. Ayahnya seorang petani yang tidak mempunyai sawah tetap sehingga selalu menyewa untuk bercocok tanam dengan modal menggali lubang tutup lubang sedangkan ibunya hanya seorang ibu rumah tangga. Saya merupakan sanak pertama dari empat bersaudara.

Lae, begitu nama sapaan akrabnya yang sering digunakan oleh teman di organisasi maupun teman sekolahnya menjadi lulusan terbaik III di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu. Menjadi kebanggaan tersendiri atas capaian tersebut, karena telah membuktikan bahwa organisasi tidak menghalangi mahasiswa untuk berprestasi, tutur salah satu anggota tim juara 1 dalam lomba karya tulis ilmiah mewakili FISIP Unsoed dalam rangka Dies Natalis Unsoed.

Sebagaimana dunia perkuliahan, amat sangat sayang ketika mahasiswa hanya melewatkan untuk kuliah dan ‘bermain-bermain’ tanpa berusaha untuk mengembangkan diri melalui organisasi maupun kegiatan eksternal yang mampu memberikan dampak pengembangan kepribadian dan pola pikir mahasiswa. Lae aktif mengikuti Keluarga Besar Mahasiswa Sosiologi (KBMS) selama tiga periode berturut-turun dengan berakhir menjadi Ketua Umum di organisasi tersebut. Dia juga aktif menjadi pengurus UKM Riset tingkat Fakultas “Rhizome”, sempat menjadi Kepala Biro Penelitian dan Pengembangan pada periode 2013 – 2014. Tahun berikutnya menjadi Dewan Pertimbangan organisasi dan sekarang menjadi Ketua Dewan Alumni UKM Rhizome.

Laelatul Janah menempuh kuliah di FISIP Unsoed selama 3 tahun 8 bulan 4 hari dan menjadi lulusan tercepat di Jurusan Sosiologi periode Mei 2016. Mungkin banyak yang berpikir “lulus cepat, apa yang sudah dipersiapkan?” Bagi perempuan berkerudung ini, waktu adalah perjuangan. Baginya terus ‘berjuang’ tidak hanya untuk kuliah, tetapi juga membantu ayah (hanya seorang petani bawang) untuk terus melanjutkan pendidikan adik-adiknya.

Hal di atas merupakan salah satu alasan menjadi lulusan terbaik agar dapat membuat orang tua bangga dan membuktikan bahwa dia dapat berprestasi sekaligus aktif berorganisasi. Selama kuliah di Fisip Unsoed, banyak mengalami pro kontra antara akan menyelesaikan kuliah terlebih dahulu atau menyelesaikan tanggungjawab di organisasi. Karena baginya, keduanya sangat penting dan sama-sama butuh perhatian lebih. Lae, yang notabene cetusan dari siswa SMK, harus dapat bersaing di dunia perkuliahan bersama teman-teman yang memang sudah pernah dan paham akan jurusan yang mereka pilih. Hal inilah yang memotivasi untuk akhirnya terus belajar dan pastinya tetap berorganisasi sesuai dengan kemampuannya.

Perempuan anggun ini menjadi salah satu mahasiswa yang beruntung karena diikutsertakan dalam penelitian Dr. Tyas Retno Wulan, M.Si serta beberapa tim dosen lain. sehingga memudahkan dalam menyusun skripsi. Keterlibatan dalam penelitian dosen merupakan suatu hal yang luar biasa karena harus mampu mengatur waktu dan membuat target tertentu hingga sukses dalam penyusunan tugas akhir. Akhirnya, skripsi dapat diselesaikan dalam waktu 8 bulan dari masa pengajuan judul skripsi.

Kado terindah dalam kelulusannya adalah terbitnya buku “Kumpulan Esai Pendidikan: Permasalahan Pendidikan Dari Pusat Hingga Daerah” oleh Rhizome. Laelatul Jannah merupakan salah satu penulis essai buku tersebut. Sebuah buku yang berbicara mengenai permasalahan pendidikan sekaligus membahas mengenai alternatif solusinya. Sosiologi pendidikan memang menjadi perhatian wisudawan berpredikat Cumlaude ini. Disela-sela keterbatasan, Laelatul Jannah membuka asa untuk memperdalam kajian ini hingga pascasarjana.

Sosiologi FISIP UNSOED, Maju Terus Pantang Menyerah !
 

You are here