Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Juguran Himapol “Antara Aku, Kamu, dan Pelayanan di FISIP Unsoed”

Juguran merupakan salah satu program kerja tahunan Himapol Unsoed. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari tahun sebelumnya tentang penyampaian aspirasi mahasiswa FISIP Unsoed terhadap pelayanan yang ada di FISIP Unsoed.  Juguran juga memberikan ruang kepada mahasiswa FISIP Unsoed untuk bisa berdiskusi langsung dengan pihak dekanat FISIP Unsoed.
Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan FISIP Dr. Jarot Santoso MS., Wakil Dekan I Dr. Joko Santoso M.Si., Wakil Dekan III Ahmad Sabiq, S.IP., MA., Kepala SubBagian Akademik Sri Minarni, SH., dan Kepala SubBagian Umum dan BMN Murdiono, SH. berlangsung di AULA FISIP Unsoed pada selasa, 5 Desember 2017
Kegiatan ini dimulai dengan pemaparan video dan data kepuasaan mahasiswa FISIP terhadap Pelayanan di FISIP Unsoed dari tim kajian Juguran Himapol Unsoed. Tim Kajian menyampaikan bahwa tingkat kepuasaan berada di tingkat biasa saja dengan kisaran rata-rata berjumlah 75%. Sedangkan untuk yang menyatakan puas hanya sebesar 9,46% ,tidak puas mencapai 17,75% dan sangat tidak puas 2,39%.
Setelah pemaparan data, kegiatan dilanjutkan dengan tanggapan para pihak dekanat yang dimoderatori oleh Thomas Otto Edgar mahasiswa Ilmu Politik angkatan 2017. Jarot Santoso menyampaikan bahwa dekanat telah berupaya untuk meningkatkan pelayanan yang ada di FISIP Unsoed dengan berbagai macam cara. Joko Santoso juga ikut menambahkan bahwa ketika mahasiswa mempunyai keluhan mengenai akademik, dirinya selalu terbuka untuk menerima kritik dan saran dari mahasiswa. Ahmad Sabiq juga menyampaikan bahwa selama dirinya menjabat, kegiatan UKM dan HMJ selalu berjalan dengan baik. Sedangkan Sri Minarni menyampaikan bahwa dalam proses pelayanan terkadang masih terjadi kejadian pelayanan yang kurang efektif dan terkadang mahasiswa inginnya terburu-buru tanpa melihat bahwa pihak bapendik juga manusia yang bisa lelah. Tapi dirinya juga menambahkan bahwa pihak bapendik akan lebih memaksimalkan pelayanan yang terbaik untuk mahasiswa. Hal senada juga disampaikan oleh Murdiono mengenai pelayanan dalam fasilitas di FISIP Unsoed. “kita selalu menyegerakan kebutuhan peralatan atau perlengkapan apa yang dibutuhkan mahasiswa. Namun, terkadang kita juga tidak bisa memenuhi kebutuhan yang mendadak. Harus ada koordinasi lebih awal terlebih dahulu,” ungkap Murdiono.
Setelah tanggapan, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi. Pada sesi diskusi ini, peserta sangat antusias menyampaikan aspirasinya mengenai pengalaman pelayanan yang dirasakannya.
Christiana Dwi Kurnia menyampaikan harapannya agar acara ini bisa ditindaklanjuti oleh pihak dekanat. Berkaca dari Juguran tahun sebelumnya, hasil dari acara juguran berhasil membawa perbaikan terhadap pelayanan yang ada di FISIP Unsoed.
Kegiatan ini mendapatkan apresiasi dari pihak Dekanat seperti yang disampaikan Jarot Santoso, “acara ini sangat bagus, karena memang harus ada check and balance antara mahasiswa dan pihak fakultas. Akhirnya, dengan acara ini kita bisa tahu apa saja yang harus dibenahi”. Selain itu, di akhir pihak dekanat menyampaikan bahwa dalam proses pelayanan dan pembenahan masalah yang ada, dekanat tidak bisa berjalan sendiri, mahasiswa diharapkan juga membantu untuk menjaga serta mempunyai jiwa memiliki bahwa FISIP Unsoed adalah milik bersama.
 

You are here