Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Interaksi Sosial Dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Di Universitas Jenderal Soedirman

JudulInteraksi Sosial Dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Di Universitas Jenderal Soedirman
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsZufar, Biko Nabih Fikri
Call NumberSOS.975
Other NumbersF1A013080
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto
Year of Publication2018
Date Published09/2018
Abstract

Penelitian ini bertujuan sebagai berikut : Pertama, mengetahui dan menjelaskan interaksi sosial di BEM-U. Awalnya interaksi sosial dibangun dari tiap-tiap individu yang tergabung dengan latar belakang keilmuan berbeda-beda. Kedua, untuk mengetahui dan menjelaskan BEMU dalam menyikapi konflik yang ada di masyarakat. Dalam menyikapi konflik BEM-U lebih condong terhadap isu-isu di masyarakat daripada konflik internal di dalam organisasinya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskripsitf dengan pendekatan penelitian fenomenologi. Pendekatan fenomenologi adalah pendekatan yang berupaya untuk meninjau sebuah fenomena dan keterkaitan antara relasi para aktor yang ada dalam interaksi sosial suatu fenomena tersebut. Dalam konteks ini, pendekatan ini digunakan untuk melihat atau memotret pertukaran sosial yang dilakukan oleh BEM-U dalam menciptakan interaksi sosial. Interaksi sosial diciptakan antar mahasiswa dalam berorganisasi baik kepada pengurus dan anggotanya itu sendiri ataupun kepada mahasiswa lain yang belum tergabung untuk berorganisasi. Kemudian temuan di lapangan ditulis dalam bentuk deskripsi yang padat. Hasil Penelitian ini menjelaskan interaksi sosial BEM-U dan merespon isu-isu yang ada di masyarakat serta konflik internal organisasi. Interaksi sosial di BEM-U dibentuk dari pertukaran sosial antara individu dengan kelompok. Setiap individu di dalamnya memiliki motif berbeda dan berharap mendapat manfaat dari organisasi secara ekstrinsik ataupun immateriil. Hal itu yang membuat interaksi sosial di BEM-U Kementerian Roller Coaster lebih dinamis intrinsik era-era sebelumnya. Adanya timbal-balik yang menguntungkan di balik program kerja semacam itu. Namun jarang ada konflik internal yang berkepanjangan di BEM-U itu sendiri, atau konflik dengan UKM lainnya. Semua masalah diselesaikan dengan segera namun masih butuh evaluasi secara komprehensif penyebab terjadinya konflik internal dan antar UKM. BEM-U lebih memilih untuk berkonflik secara runcing dengan pihak struktur dan institusi di atasnya, yaitu; pemerintah pusat, pemerintah daerah, korporasi besar, rektor universitas, dan kepolisian. Ini memiliki dampak besar dengan dipanggilnya presiden BEM-U oleh kepolisian dan terjadi pengurangan jumlah dana kegiatan mereka. Jarang sekali BEM tingkat universitas seperti BEM Unsoed ini yang masih konsisten dan semangat mengkritik kebijakan pemerintah dan birokrasi kampus, di tengah himpitan mahal Uang Kuliah Tunggal dan masa kuliah semakin diperpendek tetap. Meski harus dibayar dengan represi polisi dan intimidasi birokrasi kampus.

KeywordsBadan Eksekutif Mahasiswa, Interaksi Sosial, Konflik.
Citation Key3502
You are here