Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Interaksi antara etnis Tionghoa dengan etnis Sunda dalam Masyarakat Sosial di Kota Tasikmalaya (Studi Kasus Komunikasi Pembauran pada etnis Tionghoa dan etnis Sunda di Jalan Pemuda Kota Tasikmalaya).

JudulInteraksi antara etnis Tionghoa dengan etnis Sunda dalam Masyarakat Sosial di Kota Tasikmalaya (Studi Kasus Komunikasi Pembauran pada etnis Tionghoa dan etnis Sunda di Jalan Pemuda Kota Tasikmalaya).
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsWijaya, Faizal Rahman
Call NumberKOM.490
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto
Year of Publication2013
Date Published03/2013
Abstract

Penelitian ini berjudul Interaksi antara etnis Tionghoa dengan etnis Sunda dalam Masyarakat Sosial di Kota Tasikmalaya (Studi kasus Komunikasi Pembauran pada etnis Tionghoa dan etnis Sunda di Jalan Pemuda Kota Tasikmalaya). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Komunikasi Pembauran yang terjadi dalam masyarakat sosial antara etnis Tionghoa dan warga Sunda dengan segala identitas etnisnya dan mengetahui seperti apa dinamika etnosentrisme masing – masing individu dengan kebudayaan yang berbeda dalam proses komunikasi di lingkungan masyarakat sosial di Tasikmalaya.
Penelitian ini dilaksanakan di Jalan Pemuda, gang Komarasari II kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pemilihan informan utama dalam penelitian ini adalah dengan purposive sampling dan captive sample (man-on-the-street) untuk teknik pemilihan informan pendukung. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara mendalam, dokumentasi dan observasi. Sasaran dalam penelitian ini adalah pihak yang terkait dalam interaksi di lingkungan masyarakat yang terjadi antara etnis Tionghoa dan etnis Sunda di Jalan Pemuda Kota Tasikmalaya.
Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pembauran yang terjadi antara etnis Tionghoa dan etnis Sunda di Jalan Pemuda terbentuk melalui beberapa tahapan interaksi sosial seperti akomodasi, asimiliasi, dan akulturasi. Identitas diri dari individu kedua etnis masih kuat dan saling menonjolkan kebudayaannya dalam proses berinteraksi. Komunikasi yang terjadi sudah intensif terlihat dengan adanya kerjasama dalam kegiatan gotong-royong dan bahasa yang digunakan sudah menggunakan bahasa Sunda. Sikap etnosentrisme dari kedua etnis ini sudah mulai berubah dengan adanya kesadaran untuk melakukan interaksi dengan warga lainnya. Perubahan pandangan kedua etnis ini terhadap kebudayaan masing-masing menyebabkan sikap etnosentrisme mengalami pergeseran dan menyatukan etnis Tionghoa dan Sunda dalam masyarakat sosial di Jalan Pemuda.

KeywordsEtnosentrisme., Interaksi, Komunikasi Antarbudaya, Pembauran
Citation Key1100
You are here