Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Implementasi Kebijakan Dana Desa (Studi Penggunaan Dana Desa Di Desa Gumelem Kulon Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara)

JudulImplementasi Kebijakan Dana Desa (Studi Penggunaan Dana Desa Di Desa Gumelem Kulon Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara)
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsChasanah, Khuswatun
Call NumberMAP. 040
Other NumbersF2A015017
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto
Year of Publication2017
Date Published09/2017
Abstract

KHUSWATUN CHASANAH, Program Pasca Sarjana Magister Ilmu Administrasi, Universitas Jenderal Soedirman, Implementasi Kebijakan Dana Desa (Studi Penggunaan Dana Desa di Desa Gumelem Kulon Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara)
Implementasi intinya adalah kegiatan untuk mendistribusikan keluaran kebijakan (to deliver policy output) yang dilakukan oleh para implementer kepada kelompok sasaran (target group) sebagai upaya untuk mewujudkan tujuan kebijakan. Sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, pemerintah pusat mengalokasikan dana desa melalui mekanisme transfer kepada Kabupaten/Kota. Desa Gumelem Kulon pada Dua tahun pertama menjadi desa yang terbesar dari 266 desa lainnya di Kabupaten Banjarnegara dalam penerimaan dana desa (DD) dan merupakan salah satu desa yang dapat menggambarkan kondisi geografis secara umum Kabupaten Banjarnegara.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi kebijakan dana desa di Desa Gumelem Kulon Kabupaten Banjarnegara. Indikator penilaian kinerja implementasi kebijakan memperhatikan beberapa aspek antara lain akses, bias, ketepatan layanan, akuntabilitas dan kesesuaian program dengan kebutuhan. Penelitian ini dilakukan di Desa Gumelem Kulon Kabupaten Banjarnegara, metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, dengan teknik pemilihan informan purposive sampling.
Hasil penelitian ini yaitu Implementasi Dana Desa di Kabupaten Banjarnegara Studi Penggunaan DD di Desa Gumelem Kulon belum berjalan secara optimal. Beberapa aspek yang belum terpenuhi secara optimal diantaranya: pertama, dari sisi Aspek akses, sosialisasi yang dilakukan pada dua tahun pertama masih dengan metode lisan dan belum tersampaikan secara maksimal. Kedua, terjadi bias atau penyimpangan yaitu seluruh pemakaian DD 100% digunakan untuk pembanguna fisik, belum mengarah kepada pemberdayaan masyarakat. Ketiga, peneliti menemukan bahwa masyarakat Desa Gumelem Kulon sebagian besar masih berpendapat bahwa pembangunan fisik lebih penting dari pada pemberdayaan. Merujuk pada pembahasan hasil penelitian, beberapa aspek yang menunjukan keberhasilan implementasi kebijakan diantaranya yaitu: Pertama, ada tradisi lokal songolasan yang mampu untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan dana desa. Namun songolasan sebagai media lokal ternyata belum mampu mengantarkan pada partisipasi ideal.
Kebijakan implementasi DD mempunyai dua prioritas Penggunaan yaitu pembangunan dan pemberdayaan. Penggunaan dana desa (DD) semestinya digunakan secara proporsional antara pembangunan fisik dan pemberdayaan masyarakat. Setiap desa hendaknya nguri uri dan memanfaaatkan Sumber Daya lokal yang berasal dari tradisi lokal agar keterlibatan masyarakat dalam satu program kebijakan menjadi optimal.

KeywordsImplementasi Kebijakan, akses, akuntabilitas, dana desa, ketepatan layanan, penyimpangan, program dan kebutuhan
Citation Key3149
You are here