Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

HIMAKOM Gelar Bioskop FIKSI

Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (HIMAKOM) FISIP Unsoed menggelar acara "Bioskop FIKSI" pada Kamis (1/12) yang bertempat di ruang kuliah 3 FISIP Unsoed. Sore itu, acara dihadiri oleh sekitar 60 mahasiswa FISIP yang datang dengan antusias untuk menyaksikan hasil karya film pendek mahasiswa Ilmu Komunikasi.

FIKSI (Film Ilmu Komunikasi) ini sendiri merupakan program kerja HIMAKOM periode 2016 yang mewadahi minat mahasiswa Ilmu Komunikasi dalam dunia perfilman. Kelas FIKSI ini sesungguhnya sudah berjalan sejak bulan September dengan menghadirkan tutor berpengalaman dalam pembuatan film pendek. Setelah melalui proses produksi yang cukup panjang, akhirnya menghasilkan 3 film pendek yang ditayangkan secara perdana dalam Bioskop FIKSI ini.

Adapun tiga film yang menjadi primadona sore itu berjudul Dibuang Sayang, Lakuna, dan Imperfection. Seperti halnya film pendek, ketiga film ini tentunya memiliki durasi sekitar 5-10 menit setiap filmnya. Masing-masing film pun memiliki makna dan pesan yang disampaikan kepada penontonnya.

Tidak hanya penonton yang merasa antusias, namun para pemain maupun sutradara dari film mereka pun turut hadir untuk menyemarakkan Bioskop FIKSI sore itu. Selain itu, kehadiran Presiden BEM FISIP Unsoed, Azzy, juga tampak mengapresiasi terselenggaranya acara ini.

"Sebuah kultur yang bagus karena dengan begini nantinya bisa mengikuti lomba film pendek yang ada. Film yang tayang sudah cukup bagus dan sepadan dengan yang dibuat oleh temen-temen di luar sana. Berbanggalah karena sudah menghasilkan film seperti ini," ujarnya.

Begitupun dengan Fahri Abdillah, mahasiswa Ilmu Komunikasi 2012, "Apresiasi sangat besar untuk temen-temen. Cuma paling masih agak kurang di bangunan konten dalam filmnya. Overall, keren!"

Proses pembuatan film pendek ini sendiri tidak terlepas dari kendala yang dihadapi oleh ketiga tim. Risma Adhedy, salah satu sutradara dari tim "Lakuna", mengatakan bahwa kendala terbesarnya adalah waktu yang cukup singkat. Selain itu keterbatasan alat pun menjadi kendala lainnya. "Namun akhirnya, film ini tetap jadi juga," ujarnya.

Di akhir acara, semua penonton bertepuk tangan untuk mengapresiasi film karya mahasiswa Ilmu Komunikasi Unsoed. Semoga ke depannya bisa menjadi lebih baik dan HIMAKOM mampu mewadahi minat dari mahasiswa Ilmu Komunikasi. Maju terus perfilman karya anak bangsa! (AEP)

HIMAKOM FISIP, Maju Terus Pantang Menyerah !

 

You are here