Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Fenomena Pelajar Mengemudikan Sepeda Motor Tanpa Memiliki Surat Izin Mengemudi (Sim) (Studi Tentang Pelanggaran Lalu Lintas Oleh Pelajar Di Kabupaten Banyumas)

JudulFenomena Pelajar Mengemudikan Sepeda Motor Tanpa Memiliki Surat Izin Mengemudi (Sim) (Studi Tentang Pelanggaran Lalu Lintas Oleh Pelajar Di Kabupaten Banyumas)
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsImron, Fuad Ma’mun
Call NumberSOS.893
Other NumbersFuad Ma’mun Imron
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto
Year of Publication2017
Date Published09/2017
Abstract

Penelitian ini didasarkan pada fenomena banyaknya pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh pelajar yang mengemudikan sepeda motor tanpa memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) di Jalan Raya Karanggude Kecamatan Karanglewas Kabupaten Banyumas. Permasalahan penelitian ini adalah faktor-faktor apa yang menyebabkan pelajar mengemudikan sepeda motor tanpa memiliki SIM serta dampak adanya pelajar mengemudikan sepeda motor tanpa memiliki SIM. Penelitian ini dilaksanakan di Jalan Raya Karanggude Kecamatan Karanglewas Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pemilihan informan dalam penelitian ini dilakukan dengan prinsip purposive sampling. Informan penelitian adalah pelajar yang mengemudikan sepeda motor tanpa memiliki SIM yakni pelajar dari SMK Negeri 1 Purwokerto dan SMK Wiworotomo Purwokerto, orang tua pelajar pengendara sepeda motor, guru BK dari SMK Negeri 1 Purwokerto dan SMK Wiworotomo Purwokerto dan anggota kepolisian lalu lintas Kabupaten Banyumas. Penelitian ini dilakukan dengan teknik pengumpulan data, yaitu dengan observasi participant as observer, wawancara semi terstruktur dan dokumentasi. Teknik keabsahan data dilakukan dengan cara triangulasi, konfirmabilitas dan referensi yang cukup. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model analisis interaktif dari Miles dan Huberman, yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan serta menggunakan teknik analisis data model interaktif terhadap obyek penelitian yaitu faktor-faktor yang menyebabkan pelajar yang mengemudikan sepeda motor tanpa memiliki SIM dapat disimpulkan bahwa pelajar yang mengemudikan sepeda motor tanpa memiliki SIM merupakan perilaku yang menyimpang yang melanggar peraturan Undang-Undang lalu lintas kepolisian. Pelajar yang mengemudikan sepeda motor tanpa memiliki SIM disebabkan faktor dari diri sendiri, teman dan lingkungan sekitar, faktor biaya, faktor keluarga dan faktor sekolah. Peran orang tua dalam mendidik dan mengawasi anak merupakan hal yang penting, adanya pembentukan kepribadian yang dilakukan oleh orang tua dan komunikasi tentang bahaya mengendarai sepeda motor merupakan upaya meminimalisir anak mengendarai sepeda motor. Meskipun banyak pelajar yang belum menyadari pentingnya peraturan berlalu lintas, namun dengan adanya sosialisasi pengenalan dan pendidikan rambu-rambu lalu lintas di kalangan pelajar, serta pihak sekolah yang bekerjasama dengan kepolisian lalu lintas setidaknya dapat memberikan pemahaman kepada pelajar agar lebih mawas diri dalam berkendara sepeda motor.

KeywordsFenomena pelajar pengendara sepeda motor, SIM, kepolisian lalu lintas, orang tua, pelajar
Citation Key3188
You are here