Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Evaluasi Dampak Pendirian Toko Modern Dalam Perspektif Keadilan Sosial Di Kecamatan Cilacap Tengah Kabupaten Cilacap

JudulEvaluasi Dampak Pendirian Toko Modern Dalam Perspektif Keadilan Sosial Di Kecamatan Cilacap Tengah Kabupaten Cilacap
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsNugroho, Yusuf Kuncoro Adi
Call NumberMAP. 037
Other NumbersP2FB12020
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto
Year of Publication2017
Date Published09/2017
Abstract

Penataan usaha yang mengalami dikotomi yaitu keberadaan toko modern dan toko tradisional. Masyarakat yang memiliki cukup modal berusaha mendirikan toko modern untuk dapat menarik banyak konsumen yang kemudian menimbulkan persaingan antara pasar tradisional dengan toko modern dalam menarik minat masyarakat dalam melakukan transaksi jual beli. Dalam kenyataannya masalah baru pun muncul disini, ketika pedagang pasar tradisional telah merasa kepentingannya juga dilindungi, tinggallah pedagang toko kelontong yang lokasinya bukan berada di komplek pasar tradisional namun masih berdekatan dengan toko modern tersebut merasa bahwa usahanya telah terganggu
Penelitian yang berjudul Evaluasi Dampak Pendirian Toko Modern dalam Perspektif Keadilan Sosial di Kecamatan Cilacap Tengah Kabupaten Cilacap bertujuan untuk mengetahui dampak dari pendirian toko modern dalam perspektif keadilan sosial di Kecamatan Cilacap Tengah Kabupaten Cilacap. Teori yang digunakan dalam penelitian ini mencakup administrasi publik dalam perspektif keadilan sosial dan evaluasi dampak kebijakan publik.
Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif. Sasaran penelitian adalah pengambil kebijakan (eksekutif dan legislatif), pemilik toko kelontong, dinas terkait dan juga masyarakat sekitar toko modern di Kecamatan Cilacap Tengah Kabupaten Cilacap. Metode analisis yang digunakan yaitu analisis interaktif.
Hasil penelitian diketahui Peraturan Daerah Kabupaten Cilacap Nomor 23 Tahun 2012 tentang Penataan dan Pembinaan Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern di Kabupaten Cilacap dilatarbelakangi oleh maraknya pendirian toko modern di tengah masyarakat yang berdampak langsung pada perekonomian pelaku usaha di sekitarnya. Dampak pelaksanaan perda ini belum dirasakan secara optimal oleh pelaku usaha pasar tradisional, yaitu maish adanya toko modern yang berdiri di sekitar pasar, toko modern yang ijinnya tidak lengkap, sehingga berdampak luas bagi perekonomian masyarakat yaitu omset mereka menurun bahkan ada diantaranya yang tutup operasionalnya. Keberadaan toko modern berdampak secara positif dan negatif. Pemenuhan kebutuha yang bisa dibeli tiap saat (24 jam), lokasi yang bersih dan nyaman serta kepastian harga merupakan bagian dampak positifr yang dirasakan masyarakat sekitar toko modern. Namun demikian keadilan yang diharapkan dengan lahirnya pelaksanaan Perda No 23/2012 belum sepenuhnya dirasakan oleh pelaku usaha pasar tradisional. Penurunan omset bahkan kondisi ‘gulung tikar’ dialami oleh pelaku UMKM. Hal ini diakibatkan tidak ditegakkannya aturan dalam Perda seperti jam operaisonal yang melanggar aturan, maish adanya toko mdoern yang berjarak kurang dari 500 meter dari pasar tradisional. Pelanggaran perda yang dilakukan oleh pemilik toko modern menjadikan usaha pasar tradisional semakin terpuruk.

KeywordsToko Modern, dan Keadilan Sosial., evaluasi dampak
Citation Key3146
You are here