Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Dekanat Fisip Unsoed Beri Kuliah Umum di Perguruan Tinggi Malaysia

Dekan Fisip Unsoed, Dr. Jarot Santoso dan Wakil Dekan, Ahmad Sabiq, MA., Jum'at (10/11) lalu mendapat kehormatan untuk menyampaikan public lecture tentang gerakan sosial di Faculty of Humanities, Arts and Heritage, Universitas Malaysia Sabah. Keduanya memberikan kuliah umum kepada seratusan mahasiswa dari program studi sosiologi dan Antropologi Sosial yang bertempat di Bilik Mesyuarat Utama kampus tersebut. Jarot Santoso menyampaikan materi tentang gerakan petani, sementara Ahmad Sabiq mempresentasikan topik tentang gerakan sosial korban pelanggaraan HAM.

"Gerakan Petani muncul bukan semata-mata karena terbukanya kesempatan politik. melainkan karena faktor sosial dan kultural," ujar Jarot. Dijelaskan bahwa  faktor utama yang mendasari gerakan petani yaitu nilai sosial- kultural tentang tanah. Bagi para petani, tanah bukan hanya dipandang sebagai alat produksi. Mereka menganggap tanah bukan sekedar sumber ekonomi tetapi juga memiliki niali kultural bahkan religi. Meski hanya sejengkal, tanah harus dipertahankan.

Sesi berikutnya Ahmad Sabiq menyampaikan bahwa, "Gerakan Sosial Korban Pelanggaran HAM berat baru bisa muncul setelah terbukanya kesempatan politik pascajatuhnya Suharto dari tampuk kekuasaan". Menurut pengamatannya gerakan ini berkembang dalam tiga wujud meliputi gerakan naratif, gerakan advokasi dan gerakan rekonsiliasi. "Korban pelanggaran HAM berat telah mengalami penderitaan selama bertahun-tahun," tambah Sabiq. Karenanya negara harus hadir untuk mewujudkan keadilan bagi para korban.

Para mahasiswa tampak antusias dalam mengikuti perkuliahan, terlihat dari banyaknya pertanyaan yang muncul pada sesi diskusi.

FISIP Unsoed....Maju Terus Pantang Menyerah...!!!
 

You are here