Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Budaya Komunikasi Verbal Waria (Studi Etnografi Komunikasi di Komunitas Waria “Teruni Bhineka Organisasi “ Purwokerto

JudulBudaya Komunikasi Verbal Waria (Studi Etnografi Komunikasi di Komunitas Waria “Teruni Bhineka Organisasi “ Purwokerto
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsYogatama, Akas
Call NumberKOM.494
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto
Year of Publication2013
Date Published03/2013
Abstract

Komunitas waria adalah sebuah kelompok masyarakat yang mengalami banyak masalah dalam kehidupannya, mulai dari mereka yang telah memutuskan untuk hidup sebagai waria. Mulai dari kejiwaan mereka yang memiliki kebingungan dalam identitas diri, tidak diterimanya waria dalam masyarakat umum sehingga waria mempunyai keterbatasan dalam sosialisasi bermasyarakat, dan mereka juga mengalami kesulitan dalam hal legalitas hokum, baik tertulis ataupun tidak tertulis. Komunitas waria juga memiliki karakter, kebiasaan, bahasa, dan perilaku tersendiri yang membentuk sebuah pola atau kebudayaan yang unik seperti komunikasi dan gaya bahasa mereka cenderung dibuat-buat seperti yang banyak diucapkan oleh waria pada umumnya. Salah satu komunitas waria yang telah cukup lama keberadaannya di Purwokerto dan tetap eksis adalah komunitas Teruni Bhinneka Organisasi (THEBIO).
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif, untuk melihat permasalahan yang terjadi secara mendalam. Fokus yang dikaji adalah budaya komunikasi komunitas THEBIO Purwokerto. Metode penelitian komunikasi kualitatif dengan menggunakan Etnografi komunikasi. Teknik sampling yang digunakan adalah dengan metode purposive sampling. Metode analisis menggunakan analisis interaktif dan dengan validitas data triangulasi sumber.
Berdasarkan hasil penelitian mengenai budaya komunikasi komunitas waria THEBIO Purwokerto. maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut : Dalam komunitas waria THEBIO banyak terjadi peristiwa komunikasi di antaranya adalah penggunaan bahasa prokem atau bahasa gaulnya waria. Penggunaan bahasa prokem digunakan untuk berinteraksi dengan rekan waria, teman yang juga memahami bahasa prokem. Fungsi dari penggunaan bahasa verbal itu sendiri adalah untuk mempermudah mereka menyampaikan informasi dan keinginannya tanpa diketahui orang lain. Komponen komunikasi yang membentuk peristiwa bisa terjadi secara spontanitas dan juga karena sengaja dibentuk. Hubungan komunikasi di dalam komunitas THEBIO didasari antarkomponen dengan adanya rasa kekeluargaan dalam diri para waria, sehingga membentuk berbagai cara agar dapat merekatkan keakraban di antara mereka.

KeywordsBudaya Komunikasi, Komunitas waria THEBIO Purwokerto.
Citation Key1109
You are here