Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

BANYUMAS CAT LOVERS (Interaksi Sosial antar Anggota Komunitas Banyumas Cat Lovers di Purwokerto Kabupaten Banyumas)

JudulBANYUMAS CAT LOVERS (Interaksi Sosial antar Anggota Komunitas Banyumas Cat Lovers di Purwokerto Kabupaten Banyumas)
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsDwifebrian, Wanda Genta
Call NumberSOS.807
Other NumbersF1A011049
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto
Year of Publication2016
Date Published09/2016
Abstract

Indonesia memiliki budaya yang sangat beragam, hal tersebut dibuktikan dengan adanya kebudayaan-kebudayaan yang beragam dari Sabang hingga Marauke. Dari berbagai ragam baik itu ras, budaya dan agama, banyak masyarakat Indonesia yang hidup secara berkelompok. Hal itu dibuktikan dengan adanya suatu perkumpulan yanng biasanya kita kenal dengan sebutan komunitas. Berdasarkan pemaparan diatas, Indonesia khususnya di Purwokerto memiliki berbagai macam komunitas seperti komunitas pecinta burung kicau, komunitas sulap, komunitas shuffle dance, komunitas pecinta reptil dan komunitas yang diteliti dalam penelitisn ini yaitu komunitas Banyumas Cat Lovers.
Rumusan masalah pada penelitian ini tentang “bagaimana komunitas Banyumas Cat Lovers dapat terbentuk dan Bagaimana bentuk interaksi antar anggota yang ada di dalam komunitas Banyumas Cat Lovers.
Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan jumlah informan 7 orang yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini mengambil lokasi di Purwokerto. Teknik analisis yang digunakan adalah kualitatif deskriptif.
Hasil penelitian menunjukan bahwa terbentuknya komunitas Banyumas Cat Lovers berawal dari eksistensi di dalam media sosial facebook pada tahun 2014. Komunitas Banyumas Cat Lovers dibentuk untuk sebagai wadah bagi para pecinta kucingsebagai sarana untuk saling sharing dan mencapai kepentingan bersama yang bertujuan untuk pecinta kucing. Banyaknya anggota yang aktif di dalam facebook membuat seorang anggota komunitas berinisiatif untuk mengadakan pertemuan rutin yang dilaksanakan pada hari Sabtu atau Minggu di Alun-alun Purwokerto maupun Taman Kota Balai Kemambang, yaitu pada pukul 16.00-18.00 WIB. Komunitas tersebut sudah banyak menciptakan interaksi sosial didalamnya seperti saling sharing, mengadakan kuis berhadiah perlengkapan atau makanan kucing, serta berkunjung kerumah anggota komunitas Banyumas Cat Lovers lainnya untuk melihat keadaan kucingnya masing-masing anggota.
Saran dari penelitian ini ialah komunitas Banyumas Cat Lovers perlu merangkul anggota untuk lebih aktif dalam diskusi dan sharing baik saat gathering maupun melalui media sosial Facebook, sepereti memperhatikan kondisi kucing anggota, memberi saran perawatan kucing dan bersikap demokratis dalam diskusi untuk mendorong anggota dapat berkontibusi dengan baik.

KeywordsKomunitas Cat Lovers
Citation Key2840
You are here