Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Analisis Jaringan Kerja Dalam Pengelolaan Usaha Industri Kreatif Fashion Kaus Di Banyumas

JudulAnalisis Jaringan Kerja Dalam Pengelolaan Usaha Industri Kreatif Fashion Kaus Di Banyumas
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsJamilah
Call NumberSOS.804
Other NumbersF1A012064
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto
Year of Publication2016
Date Published09/2016
Abstract

Skripsi ini berjudul “Analisis Jaringan Kerja dalam Pengelolaan Usaha Industri Kreatif Fashion Kaus di Banyumas”. Dalam skripsi ini, dijelaskan bagaimana bentukbentuk jaringan kerja yang ada serta upaya pengambangannya, yang dilakukan oleh para pelaku usaha kaus yang ada di Banyumas. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untukmengungkap bentuk jaringan kerja beserta upaya pengembangannya, yakni meliputi jaringan kerja kreasi, produksi, distribusi, dan komersialisasi. Sasaran utama dalam penelitian ini adalah mereka yang merupakan para pelaku usaha industri kreatif yang bergerak dalam bidang fashion kaus. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan menggunakan teknik purposive sampling dalam menentukan informannya. Adapun pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan menggunakan beberapa cara yakni wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode analisis data dalam penelitian ini berpedoman pada model analisis interaktif.
Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa setiap pelaku usaha, memiliki cara masing-masing dalam menjalankan usahanya. Pada proses kreasi, bentuk jaringan kerja yang ditemukan adalah dengan mengadakan kompetisi desain, mempekerjakan desainer, serta ikut tergabung dalam komunitas tertentu sebagai wadah untuk mengeksplor ide kreasi. Dalam jaringan produksi, terdapat beberapa pelaku usaha yang sudah memiliki rumah produksi sendiri, tetapi ditemukan pula beberapa pelaku yang menjalin kerjasama dengan penjahit sebagai mitra kerja pembantu. Pada proses distribusi, hampir semua pelaku usaha memiliki outlet sendiri sebagai tempat pendistribusiannya. Selain lewat outlet, bentuk jaringan kerja yang lain adalah dengan menitipkan komoditinya di tempat lain seperti pusat oleh-oleh, sedangkan dalam jaringan komersialisasi, bentuk jaringan kerja yang ditemukan adalah pemanfataan media sosial serta proses dari mulut ke mulut.

KeywordsAnalisis, Fashion Kaus., Industri Kreatif, Jaringan Kerja
Citation Key2837
You are here