Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

“Oemah Bejo” (Studi Mengenai Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Pendidikan Non Formal di Desa Randegan, Wangon)

Judul“Oemah Bejo” (Studi Mengenai Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Pendidikan Non Formal di Desa Randegan, Wangon)
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsNafsingah., Roziqotun
Call NumberSOS.805
Other NumbersF1A012003
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto
Year of Publication2016
Date Published09/2016
Abstract

Skripsi dengan judul “Oemah Bejo” (Studi Mengenai Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Pendidikan Non Formal di Desa Randegan, Wangon) adalah penelitian tentang peran yang dijalankan oleh lembaga pendidikan non formal “Oemah Bejo” serta kendala yang dialami untuk pemberdayaan masyarakat di desa Randegan, Wangon. Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran program pendidikan non formal “Oemah Bejo” untuk pemberdayaan masyarakat serta kendala yang dihadapi “Oemah Bejo” dalam pelaksanaan pemberdayaan masyarakat di desa Randegan, Wangon. Sasaran dalam penelitian ini adalah pengurus yang tergabung di “Oemah Bejo” karena tanggungjawab Oemah Bejo berada pada pengurus-pengurusnya.
Didukung dengan sumber keterangan dari masyarakat yang mengikuti program di “Oemah Bejo”. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan
menggunakan teknik purposive sampling dalam menentukan informannya. Proses pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Metode analisis kualitatif pada penelitian ini mengacu pada model analisis interaktif milik Miles and Huberman.
Dari hasil penelitian diperoleh bahwa lembaga pendidikan non formal Oemah Bejo memberikan peran kepada pemberdayaan untuk masyarakat melalui
program-program yang dijalankannya. Program tersebut meliputi pemberdayaan
bidang pendidikan, bidang kebudayaan, bidang lingkungan, bidang ekonomi, dan bidang tambahan. Namun dalam proses pemberdayaan masyarakat di Oemah Bejo ada kendala yang meliputi kendala saat perencanaan program yang meliputi pada terbatasnya kemampuan tutor, pendanaan, dan kurangnya kepedulian sosial dari aparat pemerintah desa. Sedangkan pada saat pelaksanaan kegiatan program
pemberdayaan memiliki kendala pada minat belajar anak pada bidang pendidikan,minat latihan ibu-ibu pada bidang kebudayaan, dan berhentinya program usaha kecil pada bidang ekonomi

Keywordspemberdayaan masyarakat., pendidikan non formal
Citation Key2838
You are here