süperbetin süperbetin
superbetin deneme bonusu veren siteler
ankara escort escort ankara escort
1xbet Yeni Giriş Adresi 2022
1 xbet
1xbet
escort istanbul

Bagaimana Masa Depan Catalonia…???

anadolu yakası escort bostancı escort bostancı escort bayan kadıköy escort bayan kartal escort ataşehir escort bayan ümraniye escort bayan
ataşehir escort

halkalı escort avrupa yakası escort şişli escort avcılar escort esenyurt escort beylikdüzü escort beylikdüzü escort beylikdüzü escort avcılar escort esenyurt escort ataköy escort istanbul escort

güvenilir bahis siteleri

Laboratorium Jurusan Hubungan Internasional FISIP Unsoed bekerja sama dengan KOMAHI Selasa (21/11) menggelar diskusi tentang masa depan Catalonia. Seperti diketahui nbahwa Catalonia menyatakan memisahkan diri dari Spanyol. Hadir sebagai pembicara Renny Miryanti, M.Si dan Muhammad Yamin, M,Si dengan moderator Andika Dewantara.

Menurut Renny Miryanti identitas Catalan masih kuat melekat pada Spanyol. Catalan bagi Spanyol dalam bidang ekonomi, Catalonia menyumbang ekspor mencapai 70.000 juta euro. Jumlah ini hampir dua kali lipat dari ekspor wilayah lain seperti Madrid dan Valencia yang merupakan urutan kedua dan ketiga kontribusinya dari ekspor ekspor. Catalonia juga menjadi salah satu wilayah yang memiliki tingkat pendapatan tertinggi di Eropa.

Namun, untuk berpisah dari Spanyol bukanlah perkara yang mudah. Catalonia juga harus keluar dari Uni Eropa, padahal Catalonia bisa menikmati kesejahteraan ekonomi karena berbagai kemudahan di Uni Eropa. Uni Eropa baru bersikap sehari setelah referendum dan tidak mendukung kemerdekaan Catalonia. Oleh karena itu, menurut Renny Miryanti, sulit kemungkinan Catalonia berpisah dari Spanyol.

Sesi berikutnya Muhammad Yamin, yang menyatakan bahwa ada beberapa wilayah di Spanyol yang saat ini juga ingin memisahkan diri seperti Basque, Andalusia, Valencia, dan beberapa wilayah lainnya. Jika Catalonia mampu memisahkan diri, maka kemungkinan wilayah lain juga akan berusaha untuk memisahkan diri juga. Disampaikan juga fakta terbaru dimana setelah referendum ada sekitar  19.000 perusahaan dari 50.000 perusahaan di Catalonia yang keluar. Perusahaan – perusahaan tersebut menganggap situasi yang tidak stabil akan mengganggu ekonomi.
Diskusi ini menghadirkan suasana imiah yang sangat kental dengan diskusi yang hangat dari mahasiswa maupun dosen yang hadir, dengan adanya pertanyaan – pertanyaan menggelitik mengenai bagaimana status Barcelona jika Catalonia berpisah dari Spanyol, kemungkinan kudeta, dan sejarah Jenderal Franco.

FISIP Unsoed…Maju Terus Pantang Menyerah….!!!
 

404 Not Found

404

Not Found

The resource requested could not be found on this server!


Proudly powered by LiteSpeed Web Server

Please be advised that LiteSpeed Technologies Inc. is not a web hosting company and, as such, has no control over content found on this site.